Smart Farming

Menyiapkan Kawasan Pertanian Cerdas ( Smart Farming ).

Untuk menyiapkan sebuah kawasan cerdas dibutuhkan kebijakan publik yang berkaitan dengan tata ruang, yang menyangkut beberapa hal yang akan dikupas dalam biizaa pertanian.

Beberapa hal yang perlu disiapkan dalam manajemen tata ruang adalah sebagai berikut:

Yang pertama adalah zonasi, yaitu menetapkan zonasi kawasan pertanian yang mendukung dengan kondisi alam atau lingkungan ( environtment ).

Yang kedua adalah irigasi / drainasi, irigasi merupakan aliran air untuk kebutuhan pertanian sedang drainasi adalah saluran air untuk pembuangan atau limbah dari kegiatan pertanian, baik irigasi maupun drainasi perlu diatur dengan baik sehingga tidak ada lahan yang kekurangan air atau kekeringan.



Yang ketiga adalah transportasi, transportasi sangat penting baik untuk mengantar bahan baku pertanian seperti bibit dan pupuk serta untuk mengangkut hasil panen. Strategi mengatur transportasi pertanian ini sangat penting untuk menunjang kelangsungan kawasan pertanian cerdas ( smart farming ).

Yang ke empat adalah energi, energi terutama listrik sangat dibutuhkan dalam pengembangan kawasan pertanian cerdas, karena tanpa energi yang cukup peralatan pendukung pertanian cerdas akan sulit diwujudkan, karena biak mekanik ( alat pertanian ), sensor, dan aplikasi membutuhkan energi.

Yang kelima adalaha informasi dan komunikasi, komunikasi khususnya komunikasi data sangat dibutuhkan dalam pertanian cerdas ( smart farming ) karena tanpa ada koneksi internet juga akan sulit untuk menggerakan baik sensor maupun mekanik atau alat pertanian menggunakan IoT ( Internet Of Things ) dalam pertanian. Untuk itu dalam menciptakan kawasan pertanian cerdas ( smart farming ) dibutuhkan jaringan komunikasi yang baik dan mumpuni.

Begitu juga informasi atau yang disebut dengan farm knowlegde management atau manajemen pengetahuan pertanian, sangat dibutuhkan untuk pertanian sehingga kebutuhan akan informasi dan pengetahuan pertanian yang dibutuhkan petani tersedia dengan baik.



Hal hal tersebut diatas yang perlu dipersiapkan untuk membangun kawasan pertanian cerdas ( smart farming ) dengan memanfaatkan IoT ( Internet Of Things ). Dan tentunya dengan tujuan cost reduction ( menurunkan biaya ) dan profit increase ( menaikan pendapatan atau laba petani ). @biizaafarming.

Bantu bagikan jika bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.