Mengupas Mengapa Usaha Pertanian Sering Merugi?

Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya adalah petani, namun sering kali petani dihadapkan pada hal hal yang membuat mereka merugi. Atau setidaknya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari hasilnya pertaniannya. Apalagi yang tidak memiliki lahan yang luas.

Untuk itu petani biizaa akan mengupas mengapa petani cenderung mengalami kerugian atau hanya pas pasan saja yang didapatkan. Ada beberapa penyebab sebagai berikut:

Yang pertama adalah manajemen usaha pertanian itu sendiri yang masih dikelola secara konvensional, belum menggunakan manajemen usaha yang standart. Apabila bertani untuk kebutuhan sendiri, maka dapat dilakukan tanpa adanya manajemen bisnis, tetapi jika untuk usaha maka dibutuhkan manajemen bisnis. Dan itu masih banyak yang tidak dilakukan oleh petani, kecuali perusahaan yang usaha di bidang pertanian.



Yang kedua adalah membuat produk pertanian tidak diawali dari analisa pasar, sehingga ketika panen harga tidak terkendali, karena terburu sudah tua atau waktu panen terpaksa di jual murah. Sedang dalam manajemen bisnis usaha dimulai dari kebutuhan pasar, setelah mengetahui kebutuhan pasar baru memproduksi. Jika dimulai dari kebutuhan pasar dahulu maka resiko kerugian dapat dikurangi maksimal.

Yang Ketiga adalah aspek keamanan usaha yang belum diperhatikan oleh petani, yaitu aspek belakang atau purchasing ( pembelanjaan ) dimana lini belakang bahan baku seperti benih, pupuk dan obat obatan tidak terkendali dan masih tergantung pihak luar, sehingga lini belakang ini berpengaruh terhadap kesuksesan petani. Belum lagi lini depan atau pemasaran. Petani tidak terhubung langsung dengan konsumen akhir ( end user ) sehingga harga bisa saja dimainkan oleh tengkulak atau mafia perdagangan.

Untuk suksesnya suatu usaha perdagangan tak lepas dari keamanan lini depan dan lini belakang, maka ini harus diamankan oleh petani itu sendiri atau pemerintah membuat tata kelola perdagangan yang melindungi petani dan konsumen.



Membekali petani dengan manajemen bisnis dan tata kelola perdagangan pertanian sangat penting, dan itu yang akan dilakukan oleh biizaa pertanian. Agar petani mampu menjalankan pertaniannya dengan manajemen sesuai dengan tujuannya.

Dari ketiga hal tersebut di atas merupakan pekerjaan rumah bagi kita semua agar pertanian atau usaha pertanian menjadi lebih baik dan mampu berkontribusi kepada negara demi terciptanya perekonomian berbasis pertanian yang bisa diandalkan untuk perekonomian negara.

Bantu bagikan jika bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.