Bagaimana Teknis Kredit Usaha Rakyat di Bidang Pertanian?..

Kredit Usaha Rakyat Pertanian, Penting Untuk Dipahami. Dalam membangun pertanian tak lepas dari sektor keuangan, karena sektor keuangan yang akan menambah kapasitas produksi pertanian meningkat, apalagi di dukung adanya peluang usaha pertanian yang semakin luas untuk ditangkap oleh petani. Selain sumber daya manusia, sumber daya alam, maka sumber daya modal perlu di dukung.

Untuk itu maka Pemerintah Indonesia melalui Menteri Pertanian memberikan petunjuk teknis tentang Kredit Usaha Rakyat di Bidang Pertanian, dalam rangka meningkatkan pemberdayaan kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah, perlu mengembangkan akses pembiayaan dari perbankan dan lembaga keuangan bukan bank bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.




 

Lalu Sektor Usaha Apa Saja Yang DIbiayai KUR Pertanian?..

a. Sub Hulu Sistem, yaitu sektor ekonomi yang menghasilkan sarana produksi pertanian.

b. Sub Sistem Kegiatan Budidaya.

c. Sub Sistem Hilir, yaitu sektor pemasaran dan produksi olahan pertanian.

d. Sub Sistem Sektor Penunjang, yaitu sektor penunjang, diantaranya adalah teknologi dan permodalan.

Ke sempat sektor di atas merupakan bidang usaha yang dapat dibiayai dari KUR Pertanian. Namun sebaiknya untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat Pertanian, menyiapkan perencanaan bisnis yang matang, sehingga modal tersebut mampu untuk digunakan untuk meningkatkan sektor di atas. Manajemen keuangan perlu diperhatikan dalam menggunakan dana pihak luar, diantaranya adalah Kredit Usaha Tani Pertanian.



Lalu Siapa Saja Penerima Kredit Usaha Rakyat Pertanian?

  1. Perseorangan, Badan Uasha baik berbadan hukum maupun non badan hukum yang melakukan usaha mikro, kecil dan menengah di bidang pertanian.
  2. Seluruh Sektor Usaha dengan komoditas usaha pangan, peternakan, perkebunan, perikanan dan tanaman holtikultura.

Lalu Apa Jaminan Untuk Kredit Usaha Rakyat Pertanian?

  1. Jaminan Kredit Usaha Rakyat Pertanian, adalah usaha itu sendiri.
  2. Agunan Tambahan Kredit Usaha Rakyat Pertanian, tidak diwajibkan.
  3. Agunan Tambahan Kredit Usaha Rakyat Pertanian, sesuai dengan peraturan penyalur.

Untuk lebih jelas lagi silahkan download Permentan No. 32 Tahun 2016.

Bagaimana membuat anggaran biaya dan pencacatan keuangan telah biizaa sampaikan dalam tulisan sebelumnya. @biizaafarm.

Bantu bagikan jika bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.