7 Keuntungan Menggunakan Smart Farming

Paradigma pertanian bukan lagi hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari hari petani, melainkan sudah menjadi industri atau usaha bidang pertanian dan sampailah saatnya kita berada di era teknologi dengan smart farming atau IoT ( Internet Of Things nya ).

Perkembangan smart farming atau smart agriculture begitu pesat baik di dunia maupun di Indonesia, dengan smart farming, mampu menekan biaya dan meningkatkan pendapatan atau laba. Dan saat ini biizaa farm akan menjelaskan 11 keuntungan menggunakan smart farming sebagai berikut:




7 Keuntungan menggunakan smart farming :

  1. Meningkatkan produktivitas, mengapa produktivitas naik, karena dengan smart farming baik tanah, udara atau lingkungan lebih bisa dikendalikan dan hal tersebut menyuburkan tanaman hingga akhirnya meningkatlah produktivitas pertanian.
  2. Data dan wawasan diperoleh secara real time, dengan smart faming maka data baik media, lingkungan, tanaman atau pertumbuhanya dapat dilihat secara real time, sensor yang dipasang akan tampil secara real time atau sewaktu waktu dibutuhkan dalam dashboard aplikasi.
  3. Menurunkan biaya, dengan memanfaatka smart farming, maka petani mampu menurunkan biaya, karena menegatahui jumlah kebutuhan dalam pertanian, jumlah air yang dibutuhkan, jumlah pupuk yang dibutuhkan dapat diketahui dengan smart farming. Sehingga tidak membuang lebih sumberdaya atau biaya, karena mengetahui kebutuhan ekonomisnya.
  4. Lebih Akurat, dengan menggunakan smart farming tindakan pertanian lebih akurat, karena dalam mengambil keputusan didukung oleh data dan informasi yang dihasilkan dalam smart farming. Sebagai contoh kelembaban udara yang dikirim melalui sensor akan merekomendasikan berapa air yang dibutuhkan untuk mengairi sawah, sehingga menjadi lembab ideal yang telah ditentukan
  5. Mampu Menjaga Stock persediaan, dengan menggunaka smart farming tanam, perawatan, panen dan stock depat diprediksi, sehingga petani tidak akan kehabisan stock sesuai dengan kebutuhan konsumen.
  6. Mengurangi Kerusakan Lingkungan, dengan smart farming mampu mengurangi kerusakan lingkungan, karena penggunaan kimia atau pestisida lebih dapat dikendalikan, sesuai dengan kebutuhannya dan tidak sisa dan menjadi limbah yang merusak lingkungan.
  7. Bisa di monitor, dengan smart farming semua benda atau lahan bisa di monitor. Dengan mampu memonitor maka akan mengurangi resiko resiko kehilangan dan lain lain.




Di atas merupakan 7 alasan mengapa petani perlu menggunaka smart farming agar mampu mengurangi biaya ( cost reduction ) dan meningkatkan labanya ( profit increase ). Dengan memahami keuntungan dari smart farming, harapannya smart farming segera perlu dimanfaatkan oleh petani, agar petani di Indonesia memiliki daya saing produk maupun kualitas dalam persaingan bisnisĀ  pertanian internasional. @biizaafarm.

Bantu bagikan jika bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.